Select Menu

Favourite

NASIONAL

ATENSI

ATENSI

PUSAT

SENKOM INFORMATION CENTER

SPACE IKLAN

POLDA

KLATEN

BERITA

SPONSOR

TELEMATIKA

JAWA TENGAH

RESCUE

INFO



MANOKWARI - PAPUA BARAT, Selasa, 24 Maret 2015 sebanyak 20 anggota Senkom Mitra Polri kab. Manokwari hadiri undangan Kepala BNPB bersama Gubernur Papua Barat dalam acara peresmikan dermaga dan kantor BPBD provinsi Papua Barat.

Dalam sambutannya Gubernur Papua Barat, Abraham O. Atururi mengatakan beratnya tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam merumuskan, melakukan pencegahan dan kesiapsiagaan, melakukan koordinasi saat tanggap darurat, maka perlu ditopang dengan fasilitas yang memadai. "Hari ini patut kita syukuri, BPBD Provinsi Papua Barat telah memiki dermaga, gedung BPBD, gedung logistik dan peralatan, yang diharapkan dapat melaksanakan tugasnya dalam menanggulangi bencana di Papua Barat kita tercinta" ucap gubernur bersemangat.

Sementara itu, Kepala BNPB, Prof. Dr. Syamsul Maarif, M.Si menyampaikan Kunci keberhasilan dari BNPB dan BPBD yang masih berumur jagung adalah faktor leadership. "Saya sangat mengapresiasi atas leadership Gubernur dalam mensupport BPBD Provinsi. Dalam penanggulangan bencana tidak boleh adanya berkompetisi, antara TNI, Polri, Basarnas, BNPB, SENKOM dll, kita harus bersama-sama bersatu demi kepentingan masyarakat" ucapnya.

Selain peresmian gedung dan dermaga baru, secara simbolis Kepala BNPB juga menyerahkan kunci mobil komunikasi (Commob) kepada Gubernur Papua Barat, serta launching perdana website BPBD Papua Barat. Sementara itu, serah terima MoU antara Pemerintah provinsi Papua Barat dengan Mercy Corps Indonesia terkait kegiatan pengurangan risiko bencana di Papua Barat./sae 

sumber : senkom manokwari







Jakarta -- Selamat kepada polwan muslim yang ingin menggunakan hijab, kini telah 
dikeluarkan Kep Kapolri yang mengatur tentang seragam Polwan berhijab yang disahkan dengan Kep Kapolri Nomor : 245/III/2015, tanggal 25 Maret 2015 tentang Perubahan Atas Sebagin Isi Surat Keputusan Kepala Kepolisian Negara RI No Pol: SKEP/702/IX/2005 tanggal 30 September 2005 tentang Sebutan, Penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri.

Isi gubahannya:
1. a) Pengguna
Polwan Polda Aceh tetap menggunakan jilbab dan bagi Polwan Muslimah lainnya yang berkeinginan memakai jilbab dapat menggunakan jilbab sesuai ketentuan yang berlaku.
b.Tutup kepala:
1) jilbab model tunggal polos atau tanpa emblem
2)jilbab warna coklat tua polisi digunakan pada pakaian dinas warna coklat dan PDL II loreng brimob
3)jilbab warna abu-abu digunakan pada PD musik gabungan
4). jilbab warna hitam polos digunakan pada pakaian dinas selain angka 2 dan 3
5)Jilbab pada pakaian olahraga disesuaikan dengan warna celana training, dan
6) bagi staf reskrim, intelkam dan paminal untuk warna jilbab disesuaikan dengan warna celana
c. tutup badan
Polwan berjilbab menggunakan celana panjang
d.Tutup kaki
bagi polwan berjilbab wajib menggunakan:
1)sepatu dinas ankleboots warna hitam dgn kaus kaki warna hitam digunakan pada pakaian dinas polwan
2)sepatu dinas ankleboots warna putih dengan kaus kaki warna putih digunakan pada PD musik gabungan
3)sepatu dinas lapangan warna hitam dengan kaus kaki hitam digunakan pada PDP Danup-I, PDL-II Two Tone, PDL-II Loreng Brimob, PDL-II Hitam Brimob, PD CRT dan PD Misi PBB
4)Sepatu dinas tunggang digunakan pada PDL-II Patwal Roda Dua dan PD Joki
5)Sepatu Dinas safety shoes digunakan pada PD Nautika dan PD Teknika








Humas Mabes Polri
Klaten -- Dalam meningkatkan hubungan dan sinergitas dengan Kepolisian Senkom Mitra Polri Kabupaten Klaten mengadakan silatirahim dengan Kasat Narkoba Polres Klaten AKP Danang di Mapolres Klaten 18/3 2015.Anggota yang hadir dalam silaturahim ini dari Senkom Mitra Polri Klaten Sugiarto,Supriyadi,Sigit Winoto,Poniman dan Edi Mustofa.

Dalam kesempatan ini Senkom berharap bisa di dukung oleh Polres Klaten terutama di Satuan narkoba dalam mengadakan penyuluhan tentang bahaya narkoba ke masyarakat,Senkom Mitra Polri Klaten melalui bidang kepemudaan merencanakan sosilisasi P4GN ke 5000 remaja di kabupaten Klaten di bulan april 2015 secara serentak di 6 kecamatan.

Sedangkan dari Polres Klaten melalui Kasat Binmas AKP endang menyambut positif kegiatan ini yang besar manfaatnya bagi kalangan remaja agar mengetahui bahaya narkoba.Beliau sangat mengapresiasi sekali bahwa Senkom dalam mengadakan kegiatan sangat luar biasa yang mungkin saat belum ada sampai pesertanya yang mencapai ribuan.

AKP Endang juga sangat berharap anggota Senkom sebagai corong keamanan ketertiban masyarakat ( kamtibmas ) menjadi pelopor dalam memberikan informasi terkait dengan gangguan keamanan yang saat ini marak seperti penyalah gunaan narkoba,penbegalan,pelecehan seksual dan juga gangguan yang lain yang meresahkan masyarakat.

Di lain pihak AKP Danang selaku Kasat Narkoba juga menyatakan luar biasa Senkom Mitra Polri biasa ikut bergabung dalam memerangi penyalah gunaan narkoba,Klaten yang di apit dua kota besar Yogya dan Solo merupakan tempat yang aman bagi para pengedar untuk melakukan transaksi di harapkan peran serta masyarakat dan Senkom memberikan informasi ungkapnya.

Lebih lanjut Kasat Narkoba juga mendukung penuh rencana Senkom yang akan mengadakan penyuluhan tentang narkoba kepada remaja yang jumlahnya sangat banyak dan beliau akan jadi pemateri serta menerjunkan anggotanya jugamengisi penyuluhan di titik titik yang lain.Dan juga Kasat Binmas AKP Endang juga siap turun bersama anggotanya agar sosialisasi ini sukses.

Supriyadi AP S.Sos bidang hubungan antar lembaga Senkom Klaten menyatakan dalam silaturahim ini antara Senkom dan BNN juga sudah mengadakan MoU harapannya Senkom ,BNN, dan kepolisian bisa bersinergi mengadakan sosilisasi tentang bahaya narkoba ke masyarakat ini merupakan komitmen bersama dalam memerangi narkoba di negara ini, (rio)





JAKARTA -  Rapat koordinasi BNPB dan BPBD seluruh Indonesia, tahun ini dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Bidakara, Jakarta (10/3). Selain itu rakornas ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Mensos Khofifah, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kasum TNI Dede Rusamsi, Undangan NGO asing dan dalam negeri, pejabat eselon I dan II lembaga terkait, dan Kalaksa BPBD seluruh Indonesia.
Kepala BNPB menyampaikan respon masalah secara realtime oleh BPBD. "Saat ini sudah terbentuk 468 BPBD, 34 BPBD Provinsi, 363 BPBD Kabupaten dan 71 BPBD Kota" ucap Syamsul Maarif.
Penghargaan Adi Tangguh adalah penghargaan yang diberikan atas pengabdian dan kepimpinan atas jasa-jasanya yang luar biasa dalam penanggulangan bencana di daerahnya. Penghargaan diberikan langsung oleh Wapres kepada Gubernur Jawa Tengah H.Ganjar Pranowo,SH,M.IP , dan Bupati Kabupaten Banjar,Kalsel Pangeran Khairul Saleh.
Dalam sambutannya Wapres, Jusuf Kalla mengatakan bagaimana mendidik masyarakat bersama pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menghadapi bencana. JK menantang BNPB dan BPBD dalam penanganan bencana di Indonesia menjadi lebih baik. “Jika ada bencana, BNPB atau BPBD 3 jam sampai di lokasi” ucapnya.  “Disamping itu Faktor kecepatan,kecermatan dan keikhlasan demi kemanusiaan juga menjadi prioritas”tambahnya.  
Pada acara tersebut, BNPB juga melakukan MOU bersama Kementerian/Lembaga terkait dalam penanggulangan bencana, antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial,Universitas Indonesia,Universitas Wijaya Kusuma Surabaya,STIKes Binawan Jakarta,PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk,Yayasan Artha Graha Peduli,PT HM Sampoerna Tbk,Komando Nasional Resimen Mahasiswa Indonesia,Yayasan Rumah Pandai dan Seketariat Nasional Jokowi. (acu)


Sumber BNPB


Jakarta - Workshop nasional Senkom Mitra Polri di Gedung Astagina Bhayangkari Mabes Polri, 11 Maret 2015 dibuka Wakabaharkam Irjen Pol Drs. Ngadino, SH, MM dan dihadiri sejumlah pejabat berbagai instansi antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kemhan, Kominfo, BNPB, TNI AD-AL-AU, BNN, BIN dan lain-lain, dengan peserta para ketua beserta sekretaris provinsi di seluruh Indonesia dan pengurus kabupaten/kota se-Jawa sejumlah 300 personil.

Wakabaharkam Irjen Pol Drs. Ngadino, SH, MM
Materi disampaikan antara lain dari Mabes Polri, Kementerian Pertahanan dan Keamanan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kominfo, BNPB dan BNN melengkapi workhsop ini yang bertema Dengan tema Peningkatan Kapasitas Kinerja Senkom Mitra Polri, Menuju Organisasi yang Solid, Profesional dan Mandiri, diharapkan. 

H.M. Sirot, S.H, S.I.P, Ketua Umum Senkom Mitra Polri dalam sambutannya, mengharapkan agar para ketua dan sekretaris ini dapat menyampaikan kembali materi yang didapat kepada para jajaran pengurus dan anggota di provinsi, kabupaten dan kota masing-masing.
Wakabaharkam menyampaikan apresiasi atas peran Senkom Mitra Polri yang selama ini telah membantu kepolisian secara mandiri, bahkan tak hanya kepolisian, Senkom juga telah mendukung program-program pemerintah di berbagai bidang termasuk kebencanaan dengan menerjunkan relawan SENKOM RESCUE dalam setiap kejadian bencana. 

"Polisi tidak dapat bekerja sendiri, komunitas masyarakat seperti SENKOM sangat membantu kinerja Polri khususnya dan membantu pemerintah secara umum serta masyarakat," kata Wakabaharkam.
Saat ini Senkom Mitra Polri bukan hanya mitra Polri tapi sudah menjadi mitra kita semua, karena sudah membantu berbagai instansi dan kelembagaan, lanjutnya.



Atas peran Senkom MItra Polri yang telah membantu kamtibmas di seluruh wilayah Indonesia, maka Mabes Polri menugaskan kepada anggota Senkom Mitra Polri menjadi Duta Kamtibmas dengan ditandai penyematan secara simbolis selendang duta kamtibmas oleh Wakabaharkan kepada ketua Provinsi Senkom Mitra Polri. 

Dengan semboyan menembus jarak tanpa batas, Senkom Mitra Polri yang concern dalam bidang kamtibmas, menjadi mata dan telinga ditengah masyarakat akan adanya gejala dan kejadian-kejadian gangguan kamtibmas, sehingga dengan kecepatan informasi maka akan terjadi kecepatan tindakan oleh kepolisian sebagai aparat yang berwenang. (yus/mahar)

senkom.or.id

Semarang -- Guna meningkatkan kapasitas kemampuan pemuda mitra Kamtibmas, jajaran Dirbinmas Polda Jawa Tengah mengadakan Workshop pelatihan Kader pemuda Mitra Kamtibmas pada hari rabu 11 Maret 2015 yang bertempat di Aula gedung BKK Jl. Supriyadi Semarang dengan tema "Kepedulian pemuda terhadap lingkungan dalam perannya mewujudkan Kamtibmas di Jawa Tengah".

Kegiatan Workshop ini diikuti oleh 168 peserta yang merupakan kiriman dari masing-masing Polres yang ada di Polda Jateng. Adapun Polres Klaten mengirimkan 4  peserta kader pemuda mitra Kamtibmas yang terdiri dari Senkom Mitra Polriw2 peserta yakni Rusgiyanto dan Suhartono, dan 2 peserta dari Mahasiswi Unwidha Klaten yakni Trianingsih dan Endang Sulestari.

Dalam sambutanya, Dir Binmas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Drs. M. Agus Sunaryo ketika membuka acara Workshop ini mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan ini adalah sebagai wujud kontribusi Polda Jateng dalam membina para kader pemuda mitra Kamtibmas agar memiliki jiwa kepemimpinan, matang dalam manajemen, mampu berwirausaha serta teguh dalam kemandirian. Hadir sebagai nara sumber adalah kepala Basarnas Jawa Tengah Agus Haryono, SE. MBA, Kepala badan lingkungan hidup Jawa Tengah Agus Sriyanto, dan Kanit II Subdit IV Dit reskrimsus Polda Jateng Kompol Allen Sirait, SH.

Materi yang disampaikan oleh Agus Haryono, SE. MBA selaku kepala Basarnas Jawa Tengah adalah bahwasanya tugas pokok Basarnas sesuai dengan UU No. 29 Tahun 2014 adalah hanya melakukan pencarian dan pertolongan pertama serta penyelamatan jiwa, Adapun selanjutnya diserahkan kepada instansi terkait. Namun dalam prakteknya di lapangan Basarnas tidak akan kaku seperti itu. Agus Haryono, SE. MBA juga menambahkan bahwa salah satu syarat/ UU Internasianal adalah bahwa suatu negara untuk manjadi anggota PBB adalah harus memiliki pelayanan SAR yang dikoordinir oleh Pemerintah. Sedangkan Anggota SAR Jawa tengah saat ini berjumlah 126 Personil yang artinya masih sangat minim untuk menangani kecelakaan maupun kebencanaan di Jateng yang wilayahnya sangat luas sehingga Basarnas berharap peran serta dari elemen Masyarakat termasuk didalamnya adalah para kader pemuda Mitra Kamtibmas.

Sedangkan Agus Sriyanto selaku Kepala Badan Lingkungan Hidup Jawa Tengah menyampaikan materi berkaitan dengan Ekosistem Alam antara lain tentang kondisi sumber daya alam di Jawa Tengah, Permasalahan lingkungan di Jawa tengah, kebijakan pengelolaan lingkungan hidup, Program kegiatan urusan wajib lingkungan hidup, upaya pengelolaan lingkungan hidup di Jawa Tengah, dan upaya perbaikan alam serta tentang hak, kewajiban dan pentingnya peran serta masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup berdasarkan UU No. 32 Tahun 2009.

Sebagai nara sumber yang terakhir Kompol Allen Sirait, SH selaku Kanit II Subdit IV Dit Reskrimsus Polda Jateng memaparkan tentang ketentuan umum meliputi Pertambangan, Penambangan, Pengolahan dan Pemurnian, Pengangkutan, penjualan, reklamasi, wilayah pertambangan, dan wilayah penambangan rakyat. Kompol Allen Sirait, SH juga menjelaskan tentang Usaha pertambangan, izin usaha pertambangan, serta tentang ketentuan pidana pertambangan.

Pada acara penutupanya Dir Binmas Polda Jateng Kombes pol Drs. M. Agus Sunaryo mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada semua peserta Workshop dan beliau mengharapkan kepada semua peserta pelatihan kader pemuda mitra kamtibmas bisa menyampaikan hasil Workshop kepada para pemuda dan juga warga masyarakat dimana saja peserta bertempat tinggal. ("Rus)