Select Menu

Favourite

POSKO SENKOM KLATEN BASEMENT JANU PUTRA PASARAYA KLATEN

PUSAT

SENKOM INFORMATION CENTER

SPACE IKLAN

POLDA

KLATEN

BERITA

SPONSOR

SPONSOR

TELEMATIKA

JAWA TENGAH

RESCUE

INFO

Klaten | Guna menjaga situasi kabupaten Klaten yang kondusif Polres Klaten menggelar " Silaturahim dan pembinaan Kapolres Klaten kepada ormas sejajaran Kabupaten Klaten dalam rangka memelihara situasi kamtibmas yang kondusif " di aula Mapolres Klaten Satyahaprabu pada rabu 13.30 wib, 30/11 2016 di ikuti Kapolsek, Dai Kamtibmas dan ormas termasuk di dalamnya Senkom Mitra Polri Klaten.

Dalam.sambutannya Kapolres AKBP Muhammad Darwis mengucapkan terima kasih pada para peserta yang telah hadir.Selanjutnya Kapolres juga berharap kegiatan yang seperti ini bisa di laksanakan rutin jangan cuma obor obor blarak saja.

Sedangkan Komandan  Kodim 0723 Klaten Letkol Bayu Jagat dalam sambutannya juga mengajak para peserta tetap menjaga persatuan bangsa terkait kegiatan pagi tadi nusantara bersatu marilah kita bersama sama wujudkan paparnya.

Bupati Klaten dalam sambutannya yang di bacakan perwakilan dari Pemda memaparkan bahwa ormas yang ada ini sangat berperanan penting dalam menjaga kamtibmas dan juga dalam pembangunan ,maka mari bersama sama kita jaga bangun dan jaga bersama sama.

Ketua Majelia Ulama Indonesia Kabupaten Klaten KH Hartoyo juga mengajak pada masyarakat terutama dalam menjaga situasi yang kondusif dan saling menghargai sesama masyarakat dalam kehidupan sehari hari.

Acara di lanjutkan dengan sambutan Ketua FKUB memaparkan bahwa kondisi Klaten yang sangat nyaman dan beragam.Mengenai aksi damai yang telah lalu merupakan bentuk keinginan masyarakat yang mulia tentunya untuk negara.

Lebih lanjut Ketua FKUB memaparkan beberapa kejadian yang perlu di waspadai terutama perlunya adanya patroli bersama.Dalam masa transisi ini membutuhkan penanganan yang baik dan santun.Dan berharap pada Dai Kamtibmas selaku pihak sangat penting untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat pungkasnya.(Ryo)

Klaten | Apel Nusantara Bersatu di Klaten ini juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forpinda), yakni Dandim 0723, Kapolres Klaten, Ketua Pengadilan Tinggi Klaten, Kepala Kejaksaan Negeri Klaten, MUI,FKUBdan organisasi masyarakat,guru, siswa, dan ribuan masyarakat.

Peserta apel  memakai aksesoris bernuansa merah putih. Dengan memakai pita merah-putih.Acara bertajuk 'Nusantara Bersatu' Indonesiaku, Indonesiamu dan indonesia kita ini rencananya akan dilaksanakan Rabu (30/11/2016) pada pukul 08.00 WIB.di Alun alun Kabupaten Klaten.

Setda Klaten Jaka Sawaldi mengatakan bahwa kemerdekaan ini bukan pemberian tetapi hasil perjuangan, ini harus kita jaga dan kita pertahankan jangan sampai di rusak dan di pecah belah oleh pihak manapun dalam orasinya.

Sedangkan Kapolres Klaten AKBP M Darwis membacakan puisi tentang kebhinekaan dan di lanjutkan Komandan Kodim 0723 Klaten  Letkol Bayu Jagat dengan mengajak para peserta untuk menyanyikan lagu tentang ajakan untuk bersatu.

Salah satu peserta dari Senkom Mitra Polri Klaten mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat terutama di waktu saat ini iklim masyarakat yang memanas bisa dingin dengan adanya motivasi dan dukungan pemerintah dalam menciptakan suasana yang toleransi saling menghargai kepada semua pihak.(ryo)

Semarang | Apel Besar Jawa Tengah dengan thema “Apel Konsolidasi Dalam Rengka Mengawal Kebhinnekaan” yang terlaksana dengan hidmat di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah, Senin (28 Nopember 2016) ini atas komando tiga pucuk pimpinan daerah di Jawa Tengah, yaitu Gubernur Jawa Tengah, Pangdam IV/Diponegoro dan Kepolisan Daerah Jawa Tengah (Polda Jawa Tengah).

Dalam apel besar ini, sambutan diawali oleh Irjen Pol Drs Condro Kirono, MM, M.Hum, (Kapolda Jawa Tengah), kemudian  Mayor Jenderal Jaswandi (Pangdam IV Diponegoro) dan terakhir oleh Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah).

Sebelum menyampaikan kata sambutan, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Drs. Condro Korono, MM, M.Hum membacakan Maklumat Polda Jateng untuk dipedomani sebagai acuan atau dasar hukum pengambilan kebijakan dalam menyikapi adanya isu aksi unjuk rasa atau penyampaian pendapat di muka umum pada tanggal 2 Desember 2016 nanti di Jawa Tengah.

Advertisement
Click Here
Kemudian, dalam sambutannya Kapolda Jawa Tengah meminta dan menghimbau kepada seluruh warga Jawa Tengan, untuk tetap menjaga kesatuan dan persatuan sebagai bangsa Indonesia yang perpijak pada falsafah Bhinneka Tunggal Ika.

“Marilah, kepada masyarakat Jawa Tengah tidak perlu ikut menyampaiakan pendapat di muka umum atau demo jauh jauh ke Jakarta. Aspirasi dapat disampaikan kepada kami (Muspida Jateng-red) secara dialog, bersama sama MUI Jawa Tengah, dan nantinya aspirasi warga Jawa Tengah akan kami bawa ke Jakarta,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Condro Kirono, MM, M.Hum.

Sementara itu, Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah dalam kata sambutannya mengatakan, bahwa Kemerdekaan Republik Indonesia ini dahulunya diraih dari banyak pertumpahan darah dari semua elemen masyarakat di Indonesia. Termasuk di dalamnya adalah para santri dan ummat Islam di Indonesia. Yang bahu membahu bersama semua elemen bangsa untuk bisa meraih kemerdekaan Indonesia itu.

“Marilah, kemerdekaan yang sudah dicapai dengan penuh pengorbanan itu kita pupuk, kita jaga dan kita pertahankan, meskipun tidak dengan mudah untuk mempertahankannya,” pungkas Ganjar Pranowo.

Sementara itu, Mayor Jenderal Jaswandi Pandam IV Diponegoro, dalam sambutannya mengatakan, bahwa beliau beserta jajarannya siap mendukung dan bekerjasama dengan Polri dan siap menjaga keutuhan NKRI.

Dalam wawancara dengan beberapa awak media, di sela-sela acara pemeriksaan pasukan, Ganjar Pranowo menghimbau kepada seluruh warga Jawa Tengah untuk selalu mengedepankan asas musyawarah dan berdialok untuk menyatakan pendapat.

“Kami siap menerima masukan dan aspirasi dari masyarakat Jawa Tengah. Mari kita duduk bersama, berdialok bersama, kita ajak juga MUI Jawa Tengah untuk bisa duduk bersama, agar Jawa Tengah ini tetap aman dan damai,” pungkasnya.

Selanjutnya secara serius Kapolda Jateng juga meminta agar warga masyarakat Jawa Tengah selalu menciptakan suasana yang sejuk, kondosif, tetap aman dan tidak ada gejojak yang timbul di masyarakat, kaitannya dengan adanya isu unjuk rasa atau penyampaiaan pendapat di muka umum, pada tanggal 2 Desember 2016 nanti.

“Kalau bisa tidak usah ikut jauh-jauh sampai ke Jakarta dalam penyampaian pendapatnya, cukuplah di sini saja, kita duduk dialog bersama-sama,” tegasnya.wartaekspres.com

Untuk terus mempercepat gerakan restorasi sungai klaten, Sekolah sungai klaten Senin pagi ini resmi membuka sekolah sungai klaten angkatan 2. Pembukaan sekolah sungai diikuti seratus peserta dari tiga daerah aliran sungai /das, yakni das borangan , das kongklangan, dan das sungai ujung dan perwakilan relawan, TNI, Polri, SKPD.

Sekolah sungai klaten anggkatan kedua ini di fokuskan kepada masyarakat / warga disepanjang bantaran sungai di tiga das tersebut dengan tujuan memperdayakan masyarakat demi peningkatan kualiats hidup.
Pembukaan sekolah sungai langsung di hadiri oleh asisten 3 klaten mewakili Bupati Klaten, Kepala BPBD Klaten, perwakilan SKPD, Dunia Usaha, perwakilan TNI/POLRI,Srikandi Sungai Klaten.

Dalam sambutannya, Bupati Klaten berharap, dengan adanya sekolah sungai angkatan 2, bisa mempercepat visi dan misi sekolah sungai klaten yakni menjadikan sungai klaten yang bersih dan bebas banjir.

“Pergerakan warga klaten sungguh luar biasa,hingga Klaten menjadi percontohan untuk sekolah sungai dan gerakan bersih sungai, sehingga untuk mempercepat gerakan ini, basis masyarakat harus menjadi perhatian sekolah sungai angkatan 2”ujar Sri Winoto mewakili bupati Klaten.

Dalam kesempatan tersebut,Kepala Sekolah Sungai Klaten sekaligus Sekda kabupaten Klaten, Jaka Sawaldi, menerangkan program sekolah sungai klaten pada akhir tahun ini kembali mengadakan sekolah sungai klaten jilid 2, dengan fokus kepada masyarakat dan komunitas bersama perangkat desa. Fokus sekolah sungai angkatan 2 ini adalah pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sungai, sehingga meningkatkan derajat kualitas hidup masyarakat.

Hadir pembicara dalam kegiatan tersebut diantara Dr. Agus Maryono, pakar sungai UGM, Wakil rektor UGM, Prof Suratman. Untuk Hari kedua ada ketua DPRD Klaten, Kepala pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, dan dihari terakhir akan ke lapangan yakni ke sungai pusur, dan ditutup oleh Direktur PRB BNPB, Ir.Lilik Kurniawan .Sumber : Sekolah sungai Klaten

Klaten | Senkom. Tingkatkan dan jalin kemitraan Senkom Mitra Polri Kebonarum Klaten mengadakan audiensi dengan Muspika Kebonarum di pendopo Kecamatan pada minggu 20/11 2016.Audiensi ini di ikuti oleh Kapolsek Kebonarum mewakili Camat,Kepala Desa se Kecamatan Kebonarum,Pengurus Kabupaten,Kecamatan serta anggota Senkom Mitra Polri.

Dalam sambutannya Ketua Senkom Mitra Polri Kecamatan Kebonarum Triyadi Swasono mengatakan bahwa baru saat ini bisa mengadakan kegiatan ini, namun sebelum kegiatan audiensi kami telah berpartisipasi aktif baik di bidang kamtibmas terutama di Kecamatan Kebonarum.Walau saat ini anggota kami masih terbatas tidak mengurangi kesemangatan kami dalam mengabdi pada masyarakat tegasnya.

Ketua Senkom Mitra Polri yang di wakili oleh Rusgiyanto mengharapkan keberadaan Senkom Kebonarum di bimbing dan di arahkan Muspika terutama Polsek maupun Koramil agar semakin solid dalam membantu dalam menciptakan kamtibmas khususnya Kecamatan Kebonarum.Selanjutnya Rusgiyanto juga mengatakan bahwa Senkom Kecamatan Kebonarum siap kapan saja jika di butuhkan baik di bidang kamtibmas maupun penanganan bencana.

Sedangkan Kapolsek Kebonarum  AKP. M. Waleri N yang juga mewakili Muspika menyambut baik ada Senkom Mitra Polri di Kecamatan Kebonarum.Ini yang telah lama kami nantikan bergabungnya Senkom bersama kami bersama sama menciptakan suasana kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Kecamatan ini.

Lebih lanjut Kapolsek Kebonarum  menghendaki data personil dan pengurus serta alamat Senkom Mitra Polri Kebonarum untuk memudahkan koordinasi di kala ada kegiatan.Dan mengharapkan kiprah Senkom semakin ditingkatkan dalam membantu masyarakat  terutama di Kecamatan Kebonarun ini pungkasnya.(Ryo)








Klaten | Senkom. Gedung Gatot Subroto komplek Komando pendidikan dan latihan tempur (Dodiklatpur) Rindam 4 Diponegoro Depo Klaten pagi itu sabtu 19/11 2016 tampak meriah sekitar 80 peserta dan panitia berkumpul dalam rangkaian kegiatan "Dialog Wawasan Kebangsaan Dan Diklat Bela Negara yang di selenggarakan Senkom Mitra Polri Klaten bekerja sama dengan Kesbangpol Kabupaten Klaten.

Kegiatan yang di selenggarakan selama 2 hari ini di buka oleh Setda 1 Klaten Edi Hartanto mewakili Bupati Klaten yang berbarengan dengan kegiatan dzikir di Masjid Agung Al Aqsa Klaten. Materi dan jadwak sangat padat di hari pertama mengadakan Dialog Wawasan Kebangsaan sampai malam hari dan hari kedua di mulai dini hari sampai menjelang sore.Diantara materi yang sangat menegangkan adalah caraka malam dan outbond yang sangat menantang.

Dengan padatnya kegiatan tersebut para peserta tidak mengeluh terbukti di setiap sesi mereka selalu siap dan bersama sama saling mengingatkan jika ada kurang lengkap atribut yang mereka pakai.Ini merupakan salah satu sasaran utama pada peserta yaitu membentuk jiwa korsa / kebersamaan baik antara peserta maupun pelatih.

Dengan wajah yang sangat puas bangga dapat mengikuti kegiatan tersebut salah satu peserta dari Kecamatan Manisrenggo mengatakan "mantap" baru kali ini saya merasakan rasa sinergi antara pelatih dan peserta yang sangat kental,mereka sangat sabar dan melatih kami ungkapnya.

Di samping kepuasan peserta pelatihpun juga merasakan hal serupa Suparman dan Mabruron mengatakan kepada panitia bahwa para peserta kali ini benar luar biasa mudah menerima materi dan praktek serta jiwa korsa mereka terbentuk dengan baik.Jika nanti ada kegiatan serupa kami siap melatih lagi tandasnya.(Ryo)


Penyematan tanda peserta oleh Setda Klaten

Penyematan tanda pelatih oleh Setda Klaten

Pemateri dari Kodim 0723 Klaten

Pemateri dari Polres Klaten

Klaten | Senkom. Dalam memupuk rasa cinta bangsa tanah air,Senkom Mitra Polri Klaten bekerjasama dengan Kebangpol Klaten menggelar kegiatan yang bertajuk " Dialog Wawasan Kebangsaan dan Diklat Bela Negara " yang di pusatkan Pusdiklatpur Rindam 4 Diponegoro Depo Klaten di ikuti 75 peserta, sabtu minggu19 - 20 November 2016.

Dalam kegiatan dialog ini Setda Klaten yang mewakili Bupati Klaten Edi Hartanto secara resmi membuka dan memberikan arahan kepada para peserta. "Bela Negara merupakan tekad, sikap, dan perilaku warga negara yang dilakukan secara teratur, menyeluruh, dan terpadu serta dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI berdasarkan pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup Bangsa dan Negara " paparnya.

Adapun dialog dan diklat ini merupakan media untuk saling melengkapi dalam ilmu serta menambah rasa cinta pada tanah air. Selanjutya para peserta dapat menyerap semua materi yang di sampaikan dalam giat ini.Dan nantinya bisa di pratekan ilmu ini di kehidupan bermasyarakat pungkasnya.

Heri Wibawa SH,MH Ketua Senkom Mitra Polri Klaten mengatakan bahwa kegiatan dialog dan bela negara ini syarat manfaat ini sangat di butuhkan terutama generasi muda untuk mengenal dan mencintai bangsa ini.Dan peserta yang hampir semua muda  dan ada yang masih sekolah ini kami hadirkan dari anggota Senkom masing masing Kecamatan di Klaten imbuhnya.(Ryo)