Select Menu

Favourite

NASIONAL

ATENSI

ATENSI

PUSAT

SENKOM INFORMATION CENTER

SPACE IKLAN

POLDA

KLATEN

BERITA

SPONSOR

TELEMATIKA

JAWA TENGAH

RESCUE

INFO



Cara seting frequensi kenwood th k20 non standar

Tekan  VFO

Tekan  ENT (#)   -   isi  RX
Tekan  F  -  Tekan  2  (TONE) pillih yang di inginkan (TONE/CTSS/DCS) sampai muncul ikon T, CT, DCS

Tekan 8 (T SEL) pilih tone sequel yang di inginkan putar rotari sampai ketemu contoh 107.2 
Tekan  F  -  Tekan   MR  -  kedip kedip
Putar cari  Channel
Tekan  MR
Tekan  ENT (#)  -   Isi  TX
Tekan  F  -  Tekan  MR
Tekan & Tahan PTT  bersamaan  Tekan MR


Adapun seting nama tekan 1 (MENU) putar rotari N Name tekan F putar rotari pilih huruf yang di inginkan kalau dah ketemu tekan F untuk pindah ke huruf selanjutnya sampai selesai klik ptt selesai.(rio)


Klaten – Menyambut HUT ke 69 Bayangkara, Polres Klaten mengadakan Bhayangkara Viar jelajah Merapi 2015 adventure series. Kegiatan itu dalam rangka kampanye kamtibmas serta makin mendekatkan polisi dan masyarakat.
“Pesertanya sekitar 600 an offroader dan komunitas penggemar sepeda motor trail, dari Jateng, DIY, Jatim dan Jabar” kata Kapolres Klaten, AKBP Langgeng Purnomo, SIK, MH, Minggu (26/4). Bhayangkara Viar Jelajah Merapi 2015 ini merupakan even terbuka yang diikuti oleh pecinta trail dari segala merek sepeda motor. Semua bersinergi di bawah koordinasi Polres Bhayangkara Viar jelajah Merapi.
Penaggungjawab kegiatan, Budi Hartono mengemukakan, Bhayangkara Viar Jelajah Merapi 2015 merupakan seri pembuka dari Viar Indonesia Adventure Series, “Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama antara Polres Klaten, Viar Motor Indonesia, Sinar Mas Jaya, CHR, dan Komunitas Trail se-Kabupaten Klaten, serta didukung oleh Kedaulatan Rakyat, Motorplus, dan detikcom sebagai media partner,” ujarnya.
Dengan Start dan finish di lapangan Desa Randulanang, Kecamatan Jatinom, para crosser menempuh jarak sekitar 70 km menyusuri hutan dan sungai dengan tingkat kesulitan bervariasi yangmana akan berhulu di Gunung Merapi.
Seperti diketahui lereng Gunung Merapi terkenal dengan jalur yang berbahaya. Sehingga para crosser dituntut menunjukkan skill untuk menaklukkan tanjakan berbukit hingga menerjang Kali Woro.“Even jelajah Merapi ini sebagai ajang silaturahmi para pecinta motor trail. Selain itu sekaligus untuk mempromosikan wisata keindahan alam Gunung Merapi,” ujar Kapolres Klaten, AKBP Langgeng Purnomo.
Sulitnya track yang dilalui memang terbukti memerlukan kemampuan dan penguasaan yang mumpuni, hal itu dapat dilihat dengan tumbangnya beberapa crosser yang mengikuti even tersebut, ada 4 crosser yang tidak dapat melanjutkan perjalanan karena jatuh, dari yang lecet dan patah tulang, namun kesemuanya dengan cepat mendapatkan perawatan dan mendapatkan penanganan dari medis.
Acara yang digelar sejak pukul 6 pagi tersebut juga nampak meriah dengan hiburan dan pembagian door prize, serta partisipasi masyarakat yang menyaksikan acara tersebut. (Eriqo/humas)
Humas Polres Klaten

Klaten -- Dalam rangka meningkatkan Sinergitas Senkom Mitra Polri Kecamatan Jogonalan dengan Muspika Kecamatan Jogonalan, pada hari minggu 26 April 2015 bertempat di Gedung aula Balai desa Wonoboyo Senkom Mitra Polri Kecamatan Jogonalan mengadakan Audiensi dengan Muspika Kecamatan Jogonalan dengan melibatkan semua anggota Senkom Mitra Polri di Wilayah 5/ Eks Kawedanan Gondang Winangun. Berkenan hadir pada kesempatan ini AKP Nurwadi selaku Kapolsek Jogonalan, Kapten Infantri Wudjito selaku Danramil 02/ Jogonalan, para Kepala Desa seKecamatan Jogonalan, Ketua Ormas Islam NU, Muhammadiyah, LDII, Ketua Paroki Gereja, Ketua Banser, Ketua Kokam, Ketua MTA, Perangkat desa dan beberapa tamu undangan yang lain

. Acara Audiensi ini dibuka dengan sambutan Supadi selaku Ketua Senkom Mitra polri kecamatan Jogonalan yang menuturkan bahwa Senkom Mitra Polri adalah kelompok Masyarakat yang berperan membantu menginformasikan dan membantu pengamanan lingkungan di sekitarnya atau dimana saja berada serta memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengamanan Swakarsa di lingkungan masing-masing. Selanjutnya Rusgiyanto selaku ketua Bidang litbang Senkom Mitra Polri kabupaten Klaten Sebelum memaparkan tentang Profil Senkom Mitra Polri, menyampaikan bahwa ada beberapa anggota Senkom Mitra Polri wilayah 5 yang tidak bisa hadir pada acara Audiensi ini dikarenakan ada kegiatan yang bersamaan bekerjasama dengan Satuan Binmas Polres Klaten yaitu memberikan Penyuluhan dan Pencegahan kekerasan seksual pada remaja yang dilaksanakan di 6 kecamatan yang dibuka langsung oleh Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo, S. Ik, MH.

Kemudian Rohmadi selaku bidang Diklat SAR Senkom Mitra Polri Kabupaten Klaten yang mewakili Ketua Senkom Kabupaten Klaten, dalam sambutanya menyampaikan bahwa Senkom Mitra Polri khususnya untuk Kabupaten Klaten sudah ada di 26 Kecamatan dengan anggota 600 personil yang mana juga sudah terbentuk Kepengurusan Kecamatan, Rohmadi menambahkan bahwa Anggota Senkom Mitra Polri siap membantu peran TNI dan Polri serta siap membantu Masyarakat di kabupaten Klaten termasuk dalam hal penanganan bencana bersama dengan BPBD Kabupaten Klaten dan Para Relawan yang lain.

Sebelum memberikan Sambutan/ arahan, AKP Nurwadi Selaku Kapolsek Jogonalan menyampaikan salam dari Kapolres Klaten kepada anggota Senkom Mitra Polri Wilayah 5 yang sedang mengikuti giat audiensi ini. Dalam kesempatanya juga, AKP Nurwadi mengucapkan terima kasih kepada Senkom Mitra Polri yang selalu berperan aktif membantu Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di Kecamatan Jogonalan khususnya dan di wilayah kabupaten klaten pada umumnya. Sehubungan dengan maraknya tindak kriminal begal motor dan perampasan barang-barang berharga lainya, AKP Nurwadi menyatakan bahwa klaten cukup Kondusif sehingga warga Masyarakat Klaten dihimbau untuk bersikap tenang dan tidak terlalu cemas/ was-was yang dapat menganggu aktifitas keseharianya, namun demikian supaya tetap waspada dan hati-hati serta peka terhadap situasi disekitarnya. AKP Nurwadi juga menambahkan apabila memarkir kendaraan jangan sampai meninggalkan kunci dalam keadaan masih tergantung di di kendaraan. Berkaitan dengan maraknya kejahatan kekerasan atau pelecehan seksual, AKP Nurwadi meminta kepada para orang tua selalu mengawasi anak-anaknya untuk meminimalisir tindak kejahatan kekerasan seksual tersebut. Kemudian guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Klaten, AKP Nurwadi mengharapkan Senkom Mitra Polri bisa menjadi contoh untuk warga masyarakat dalam berkendara supaya tertib dalam berlalu lintas baik di jalan raya maupun di jalan-jalan alternatif. 

Sedangkan Kapten infantri Wudjito selaku Danramil Jogonalan yang baru berdinas 1,5 bulan di Koramil jogonalan menyampaikan terima Kasih kepada Senkom Mitra Polri yang telah memberikan kesempatan untuk bersilaturohim dengan Senkom Mitra Polri. Danramil yang pernah menjalani kenaikan pangkat 16 kali ini berharap tidak hanya sekali ini saja namun bisa berkelanjutan dalam berkomunikasi dan bekerjasama serta tidak hanya secara tertulis tetapi juga bekerjasama ketika di lapangan untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI. Ada 14 item Tugas TNI yang salah satunya adalah membantu pemerintah daerah dalam menjalankan program-program kerjanya. Kapten Infantri Wudjito juga merasa senang dan memberikan Apresiasi kepada Senkom Mitra Polri yang telah ikut terlibat bersama dengan BPBD, TNI, POLRI dan para relawan dalam pencarian korban yang hanyut dan terbawa arus aliran sungai di Plawikan Jogonalan pada hari kamis 23 April 2015 kemarin. Selanjutnya Kapten Infantri Wudjito menitipkan pesan kepada Senkom Mitra Polri supaya waspada tentang faham ISIS dan juga faham baru yaitu GALFATAR ( Gerakan Fajar Nusantara ), Apabila ada warga yang akan mengadakan sosialisasi atau pertemuan-pertemuan lain yang berkaitan dengan 2 faham tersebut agar meminta pertimbangan terlebih dahulu kepada jajaran Muspika.(Rus)


Klaten -- Seiring dengan perkembangan teknologi dewasa ini, maka membawa pula pengaruh terhadap pola perilaku remaja pada umumnya, pergeseran pola perilaku tersebut sangatlah kentara dari masa ke masa, yang semakin lama semakin menjurus kearah negatif. Bentuk-bentuk kenakalan dan kejahatan yang terjadi pada remaja makin beragam dan banyak jumlahnya. Dalam rangka untuk menanggulangi kejahatan khususnya kejahatan seksual yang terjadi pada remaja, maka aparat kepolisian mempunyai peran yang penting, yaitu untuk memberantas bentuk tindak pidana tersebut.Maka Binmas Polres Klaten dan Senkom Mitra Polri Klaten menggelar penyuluhan ke 5000 remaja di Klaten pada minggu 26/4 2015 di 6 Kecamatan.Adapun Kecamatan yang mendapat penyuluhan Jatinom,Ceper,Trucuk,Wedi,Bayat dan Jogonalan.

Kegiatan yang ini yang mengambil tema " Penyuluhan Dan Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Remaja " merupakan salah satu cara pihak Kepolisian dan Senkom dalam memerangi kejahatan seksual terhadap remaja.Kegiatan ini sangat menarik bagi remaja karena sangat menyasar terbukti tingkat peserta yang cukup membludak di masing masing kecamatan.Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo yang menyempatkan hadir membuka di sela sela cara trabas Merapi di dampingi Ketua Senkom Klaten Heri Wibowo SH sangat mengapresiasi pada Senkom dan Binmas yang bisa mengadakan yang luar biasa yang belum pernah ada dan live streaming bisa di pantau langsung di semua titik.

Lebih lanjut Kapolres mengajak generasi muda lebih banyak mengadakan kegiatan kegiatan yang positif dan jangan sampai terpegaruh dan terjebak oleh keadaan saat ini yang marak terutama kekerasan seksual dan juga isis.Generasi muda merupakan tunas tunas bangsa yang harus memberikan kontribusi pana negara  ini membangun indonesia yang lebih maju.Kapolres juga berharap setelah mendapat penyuluhan supaya memberikan wawasn ini kepada generasi muda yang lain.Senkom Mitra Polri Klaten ini juga sangat membantu tugas tugas kami di masyarakat dan juga meringankan kinerja polri karena dengan adanya Senkom sebagai tangan panjangnya kepolisian bisa membantu menciptakan suasana kondusif di masyarakat imbuhnya.

Dalam kegiatan ini pula di sampaikan pula materi yang berkenaan dalam menjaga diri dari perbuatan maksiat terutama hubungan antara laki laki dan perempuan yang bukan muhrimnya oleh pemateri dari Dai kamtibmas di masing masing kecamatan.Sedangkan materi inti penyuluhan di sampaikan dari Binmas Polres Klaten yang di pimpin langsung Kasat Binmas AKP Endang yang memberikan penyuluhan di Kecamatan Jatinom dan Stafnya di kecamatan yang lain.Dengan gayanya yang khas Ibu Kasat Binmas memberikan materi sehingga para peserta tidak merasa jenuh dan kegiatan tersebut menjadi menyenangkan.

Pemateri juga memaparkan peranan polisi dalam menanggulangi kasus kejahatan seksual yang terjadi pada remaja terdapat empat pokok peranan, yaitu; polisi secara proaktif melakukan penyuluhan kepada pihak sekolah untuk memberikan pendidikan seks yang baik sehingga remaja tidak terjerumus dalam pergaulan bebas; polisi melakukan usaha pencegahan (preventif) bagi para remaja yang belum terlibat dalam tindak kejahatan seksual; polisi melakukan usaha penindakan (represif) yang meliputi kegiatan penanggulangan secara langsung terhadap remaja yang telah terlibat dalam kejahatan seksual; polisi melakukan usaha pembinaan khusus (rehabilitasi) terhadap remaja yang terlibat dalam tindak kejahatan seksual. 

Hambatan yang dihadapi oleh  polisi dalam menanggulangi kejahatan seksual yang terjadi pada remaja adalah hambatan yang disebabkan oleh faktor eksternal dan faktor internal. Selain itu tindak kejahatan seksual yang terjadi pada remaja, baik itu pihak korban maupun pelaku pastilah membawa pengaruh terhadap perkembangan remaja itu sendiri, dan pengaruh tersebut seperti para remaja itu akan mengalami penurunan/degradasi moral, serta remaja tersebut akan kehilangan rasa percaya diri, dan merana hidupnya. Oleh karena itu peran aparat polisi dalam menanggulangi kejahatan seksual yang terjadi pada remaja sangatlah penting paparnya.(ryo)








Klaten – Polres Klaten menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab), Waka polres, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops), Kasat Lantas, Kasat Reskrim, Kapolsek Delanggu dan Kapolsek Pedan. Upacara tersebut dipimpin Kapolres Klaten, AKBP Langgeng Purnomo SIK, MH., di Mapolres, Sabtu (25/4).
Dalam sambutan Kapolres menjelaskan, mutasi jabatan atau alih tugas serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan personil dan karir anggota Polri melalui satu sistem “Tour Of Duty”.
Dikatakan, Sertijab ini sebagai reward atau penghargaan kepada para pejabat selama melaksanakan tugas di Kabupaten Klaten. “Mutasi jabatan ini merupakan bagian integral dari pengembangan karier anggota Polri, dimana barometer utama digunakan oleh pimpinan dalam menentukan jabatan bagi setiap anggota Polri, dilakukan melalui beberapa pertimbangan, yakni kapasitas, kompetensi, dedikasi integritas, loyalitas, moralitas, serta pendidikan dan komitmen terhadap tugas – tugasnya,” kata Kapolres dalam sambutannya.
Kapolres Klaten juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pejabat yang telah berdinas di Polres Klaten, Kepada Waka Polres Kompol Agus Darojat, Kabag Ops Kompol Danu Pamungkas dan secara khusus kepada AKP Facrul Sugiarto, yang mana selama bertugas sebagai Kasat Reskrim telah mengukir banyak prestasi, diantaranya pengungkapan kasus Curas dengan senjata api di Klaten utara, pengungkapan curas dan curanmor sebanyak 36 TKP di wilayah eks Surakarta dan Purwodadi, pengungkapan Curat dan Curas di Poltekes dan SMKN 1 Trucuk, pengungkapan kasus pencuri spesialis pick up yang terjadi di 17 TKP eks wilayah Surakarta serta pengungkapan kasus buku ajar yang merugikan negara hingga lebih dari 2,4 Milyar.
“Memberikan satu tanggung-jawab kepada seorang polisi untuk menjabat sebagai kepala atau wakil kepala di institusi Polri itu tidak semudah yang dipikirkan. Harus ada pertimbangan khusus dari diri anggota Polri itu seperti yang saya sebutkan tadi, sehingga kepada seluruh pejabat lama saya ucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah dipersembahkan, selama berdinas di Polres Klaten” ujarnya.
Adapun para pejabat yang bergeser dan menggantikan di Polres Klaten yaitu Waka Polres Klaten Kompol Agus darojat, digantikan kompol Hendri Yulianto, Kabag ops Kompol Danu Pamungkas digantikan Kompol Priyo Utomo, Kasat Reskrim AKP Facrul Sugiarto digantikan oleh AKP Farial Mandalanta Ginting, dan Kapolsek Delanggu AKP Sutanto digantikan AKP Budiarto.
Sedangkan jabatan Kasat lantas Polres Klaten diserahkan dari Kapolres Klaten kepada AKP Kemas Indra Natanegara yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Pekalongan, dan Kapolsek Pedan akan dikepalai oleh Iptu Hari Condro yang sebelumnya menjabat Kanit Reg Iden Polres Kebumen.
Pada akhir sambutannya Kapolres mengucapkan selamat bergabung kepada para pejabat baru dan segera beradaptasi dengan situasi kamtibmas di wilayah Klaten, “Jabatan itu amanah, oleh karena itu, harus benar-benar dijalankan sebaik mungkin demi kepentingan semua orang,” tutupnya. (Briptu Eriqo)
Humas Polres Klaten

Jakarta - Wakapolri resmi dijabat Komjen Budi Gunawan (BG). Pelantikan dilakukan di ruang rapat Kapolri di Gedung Utama Mabes Polri. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti yang melantik Komjen BG.

Pelantikan dilakukan siang ini, Rabu (22/4/2015). Komjen BG berseragam lengkap dan di sebelahnya ada Irjen Syafruddin yang juga dilantik menjadi Kalemdikpol. Syafruddin sebelumnya menjadi Kadiv Propam.

Sejumlah pejabat teras Mabes Polri hadir dalam pelantikan ini. Tampak Kabareskrim Komjen Budi Waseso, Kabaintelkam Komjen Djoko Mukti yang berpakaian safari, dan Irwasum Komjen Pol Dwi Priyatno yang berseragam lengkap.

Pelantikan ini digelar tertutup. Hanya pejabat Polri dan undangan tertentu saja yang hadir. Komjen BG dipilih Wanjakti secara aklamasi menjadi Wakapolri.

news.detik.com

Klaten – Ribuan pengendara baik roda dua maupun roda empat terjaring selama pelaksanaan Operasi Simpatik Candi 2015, pada 1 hingga 21 April. Operasi ini bertujuan untuk menciptakan situasi aman dan tertib berlalu-lintas.
 
“Selama 21 hari digelarnya Operasi Simpatik Candi 2015, Polres Klaten menindak sebanyak 6.383 pengendara. Dari ribuan pengendara itu, didominasi pengendara roda dua yang tidak melengkapi diri dengan SIM atau STNK,” kata Kasubbag Humas Polres Klaten, AKP Sugeng Handoko, Rabu (22/4).
Dari 6.383 penindakkan, AKP Sugeng menjelaskan, 1.897 pengendara diantaranya ditilang, sedangkan 4.486 pengendara mendapatkan teguran. Selain tilang dan teguran, Polres Klaten juga mengamankan sebanyak 1.437 STNK, 408 SIM dan 46 kendaraan roda dua.
 
“Adapun rician jumlah kendaraan yang ditindak antara lain, 1.798 unit sepeda motor, 16 mobil penumpang, 25 mobil bus, dan 58 mobil barang. Total ada 1.897 kendaraan,” jelasnya.
 
Sedangkan pelaku pelanggaran berdasarkan pekerjaannya, Kasubbag Humas Polres Klaten menyebutkan, didominasi oleh pegawai swasta dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), dengan rincian pegawai swasta sebanyak 643 pelanggar, PNS sebanyak 170 pelanggar, pelajar sebanyak 119, sopir 99, anggota Polri 21, dan lain-lain sebanyak 845 pelanggar.
 
“Target operasi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kelengkapan dan keamanan berkendara. Tidak ada keistimewaan bagi para pelanggar, termasuk anggota Polri. Semua yang melanggar kami tindak,” katanya.
Humas Polres Klaten