Select Menu

Favourite

HUT BASARNAS

NASIONAL

ATENSI

ATENSI

PUSAT

SENKOM INFORMATION CENTER

SPACE IKLAN

POLDA

KLATEN

BERITA

SPONSOR

TELEMATIKA

JAWA TENGAH

RESCUE

INFO

KLATEN  (Senkom klaten) -- Guna menjain koordinasi yang semakin kuat Senkom kecamatan Bayat Klaten merapat ke kantor Polsek Bayat dan Koramil Bayat dengan agenda penyerahan kalender sosialiasi serta koordinasi mengenai kamtibmas di kecamatan Bayat. Kapolsek AKP Suyono menerima kedatangan pengurus Senkom Kecamatan Bayat dengan senang dan memberikam arahan tentang kegiatan kamtibmas di Bayat serta nantinya anggota senkom Bayat akan di ikut sertakan dalam patrol kamtibmas.Adapun pengurus Senkom Mitra Polri Kecamatan Bayat yang merapat ke Polsek Bayat H. Wiwit AN,Sutardi,Dwi Hartanto , Anto dan Edi Pandoyo senin 2/3 2015.
Sedangkan di Koramil Bayat Pengurus Senkom Mitra Polri kecamatan Bayat di temui oleh wakil Danramil Kapten Tugiyono.Dengan adanya jalinan komunikasi yang baik antara Senkom Mitra Polri dengan TNI ( koramil ) di harapkan kedepan akan menambah kekuatan untuk menciptakan kamtibmas di kecamatan Bayat.Dengan maraknya tindak kejahatan yang akhir akhir ini meresahkan masyarakat terutama mengenai begal motor dll.

Camat Bayat Edi Purnomo yang kebetulan di Koramil Bayat juga menyambut baik peran serta Senkom Mitra  Polri yang memberikan andil dalam menjaga kamtibmas di kecamatan Bayat.Tidak lupa beliau mengatakan jika ada kebencanaan sekecil apapun anggota Senkom yang ada di Bayat di harapkan segera berkoordinasi dengan jajaran Muspika karena selama ini Senkom sangat berperan di bidang kamtibmas dan kebencanaan. Camat Bayat mempersilahkan aula kecamatan untuk di gunakan untuk pertemuan Senkom Mitra Polri Bayat dan kegiatan yang lain pungkasnya.( rio )







Purbalingga -- Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia ( BNN )Dalam mendukung program pemerintah tahun 2015 akan dideklarasikan sebagai “Tahun Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalahguna Narkoba” BNN dan Senkom Mitra Polri Jawa Tengah mengadakan sosialisasi P4GN dan gerakan rehabilitasi 100.000 pencandu narkoba di pendopo kabupaten Purbalingga 28 februari 2015 yang di ikuti oleh Senkom MItra Polri Jawa tengah.Hadir pula pembina Senkom Mitra Polri Brigjen Pol purn Edy Mulyadi dan juga pengurus propinsi Senkom Mitra Polri Jawa Tengah serta pengurus Senkom Kabupaten se Jawa Tengah.BNN merilis angka prevelansi penyalahgunaan narkotika di Indonesia cenderung meningkat di perkirakan di tahu 2015 akan meningkat menjadi 5 juta jiwa lebih penyalah guna,oleh karena itu indonesia saat di sebut dalam kondisi darurat narkoba.Adapun strategi dan upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba ini di lakukan dengan melalui program pencegahan,pemberdayaan masyarakat,rehabilitasi dan pemberantasan narkoba.

BNN mengajak Senkom sebagai organisasi yang bergerak di bidang komunikasi dan informasi keamanan dan ketertiban masyarakat ,pertahanan dan keamanan nasional serta penanggulangan bencana merupakan potensi untuk turut aktif dalam mengimplementasikan kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).Selain untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di masyarakat dalam sosialisasi ini juga merupakan kegiatan diskusi di masyarakat, sehingga terbangun pemahaman yang benar mengenai bahaya narkoba dan bagaimana menangani pecandu narkoba. “ Masyarakat harus mengetahui bahwa para pengguna atau pelaku penyalahgunaan narkotika tidak akan ditahan di penjara selayaknya pelaku kejahatan. Mereka, nantinya hanya akan dimasukkan ke dalam pusat rehabilitasi. Kebijakan itu lahir setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) membentuk peraturan bersama dengan Polri, Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan. Dalam peraturan tersebut mewajibkan penyidik merehabilitasi pengguna narkoba.“ Jangan sampai terjadi peredaran Narkoba di Kabupaten Purbalingga dan Jawa Tengah karena tentunya dapat meresahkan dan membahayakan masyarakat. Pasalnya, pemuda dan pelajar bahkan anak dibawah umur menjadi sasaran yang sangat rentan terhadap pengaruh penggunaan narkoba. Karena itu, jangan coba-coba, sebab jika dicoba akan ketagihan dan akhirnya tidak bisa melepaskan diri” papar Brigjend. Pol. Purn. H. Edi mulyadi, M. Sh.


 AKBP. Edy santoso, Sos, M.Si ketua BNN kabupaten Purbolinggo, menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dan merapatkan barisan, serta tetap konsisten untuk memerangi bahaya Narkoba demi menyelamatkan generasi muda yang akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang.Serta  para orang tua selalu aktif untuk memberikan motivasi yang positif bagi anak-anak remaja agar terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba yang sudah sangat memperihatinkan saat ini. “Tidak akan ada masa depan generasi muda dengan memakai Narkoba, hanya ada jalan menuju kematian jika para generasi muda tidak segera sadar diri untuk selalu menjauhi barang haram tersebut,” ungkapnya.(rio)






Klaten - Kecelakaan lalu lintas di Klaten selama 2014 lalu terjadi sebanyak 896 kejadian, dari sekian kejadian 144 orang korbannya adalah pelajar, dari kejadian itu, Jumat (27/2), Satlantas Polres Klaten menggelar program sosialisasi safety riding atau cara aman berkendara kepada guru dan siswa SMA/sederajat se-Kabupaten Klaten di Aulasatya Haprabu, Mapolres Klaten.
Hadir dalam acara tersebut adalah Prof. DR. Suteki, guru besar fakultas hukum Universitas Diponegoro selaku pembicara yang menyosialisasikan Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.
Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo SIK, MH menyampaikan acara ini diselenggarakan demi menekan kasus kecelakaan lalu-lintas yang melibatkan pelajar, ”Kami ingin menekankan, bahwa aturan-aturan berkendara itu penting bukan hanya untuk satu pengendara, melainkan juga pengendara lainnya. Jika semua pengendara mentaati aturan berlalu-lintas maka kemungkinan terjadinya kasus kecelakaan bisa diminimalisir,” terang dia.


Dalam acara tersebut Polres Klaten mengundang 1 orang guru dan 2 orang siswa dari seluruh SMA/sederajat di seluruh Kabupaten Klaten untuk nantinya diangkat sebagai duta pelopor keselamatan berlalu lintas, para duta keselamatan laulintas tersebut menerima penyematan pin keselamatan berkendara langsung dari Kapolres Klaten.
Dalam acara yang sama, Kasat Lantas Polres Klaten AKP Ari Trestiyawan mengungkapkan pelatihan safety riding ini akan segera diagendakan dan dilaksanakan pada bulan Maret mendatang.

Humas Polres Klaten





KLATEN -- Bencana menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat dan pemerintah maupun swasta. Namun dalam pelaksanaannya menolong korban haruslah secara tepat dan cepat, selain itu juga diperlukan koordinasi yang bagus. Diperlukan skill dan pengetahuan yang cukup tentang penanganan pertama disamping pengetahuan medan bencana serta komunikasi yang terpadu dalam menolong korban bencana.

Senkom Mitra Polri Kabupaten Klaten menyelenggarakan pelatihan PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat) di Kecamatan Polan Harjo Klaten minggu 22 /2 2015  yang di ikuti sekitar 60 personel .Ketua panitia pelatihan Tukiman berharap dalam acara pelatihan ini peserta betul betul tahu dan mampu mempraktekan apa yang sampaikan oleh pemateri.Lebih lanjut Tukiman yang juga wakil ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Klaten mengucapkan terima kasih pada pemateridari relawan PMI Klaten ( Purnomo ) dan juga bidang diklat (Damto Ridwan) dan bidang penanggulangan bencana (Mardiyono).

 Purnomo menjelaskan apa tujuan PPGD ini  di harapkan para Peserta memahami dan memiliki ketrampilan dasar melakukan triase pada korban gawat darurat, memahami dan memilki ketrampilan dasar melakukan bantuan hidup dasar kepada korban gawat darurat :A. Pertolongan pada korban yang mengalami gangguan jalan nafas (membebaskan gangguaan jalan nafas, memberikan nafas buatan, menilai kesadaran, menilai sirkulasi dan melakukan resusitasi jantung - paru).B. Ketrampilan melakukan bidai sederhana .C. Memindahkan pasien / korban dalam keadaan gawat darurat.


Selanjutnya Purnomo memberikan beberapa Pratek cara pembuatan nafas buatan,cara membalut luka yang benar,mengangkat korban yang benar dan membawa korban.Peserta sangat antusias menyimak dan mengikuti serta turut serta mempratekan materi materi yang di sampaikan.Pemateri berharap anggota Senkom dalam setiap kejadian yang mungkin terjadi nantinya bisa di tangani dengan standar dan cara yang benar ungkapnya.(rio)




Klaten – Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo SIK, MH mengatakan perpaduan antara kearifan lokal, Polmas guna membangun restorative justice, merupakan konsep yang perlu dipahami dan menarik untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat, khususnya di Kabupaten Klaten, karena hal tersebut bermanfaat besar dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Hal itu disampaikan Kapolres Klaten dihadapan 500 orang peserta dan hadirin dari TNI,Polri,instansi,Senkom,Dai Kamtibmas dll, selaku narasumber dalam seminar nasional bertema “Penegakan hukum, kearifan lokal, dan Perpolisian masyarakat (Polmas) menuju Restorative Justice” yang dilaksanakan Rabu (25/2) di Pendopo Kabupaten Klaten.
“Polres Klaten berupaya mengangkat kearifan lokal Klaten yang ada pada Patembayatan dalam melaksanakan tugas kepolisian sehari-hari, dengan patembayat yang mengedepankan gotong royong dan saling tolong menolong, kami harapkan adanya kebersamaan dan sinergitas antara Polri dan masyarakat di semua elemen untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Klaten” urainya.
Sementara pembicara dalam seminar itu, Guru Besar FH Undip Prof Erlyn Indarti menjelaskan, implementasi restorative justice memang perlu mengangkat atau selaras dengan kearifan lokal, sebab kearifan lokal terus hidup di tengah masyarakat.
Adanya restoratifve Justice yang mengedepankan kearifan lokal dan Polmas ini mengutamakan keselamatan publik yang dicapai melalui pemeliharaan perdamaian oleh seluruh elemen masyarakat, lanjutnya.
Di tempat yang sama, H. Syamsuddin Asyrofi, MM, menambahkan adanya pemberdayaan masyarakat dalam menuju restorative justice dari nilai-nilai yang ada pada masyarakat itu sendiri, akan efektif dalam membangun kamtibmas yang kondusif dan bermartabat.
Dari Prof Yusriyadi, Pakar hukum dari Undip tersebut menegaskan bahwa restorative justice tidak hanya harapan belaka. Tetapi benar-benar dapat tercipta, asal ada sinergitas dari masyarakat serta kesungguhan dan kelanggengan dari petugas kepolisian.

Humas Polres Klaten


Klaten -- Guna mengurangi resiko saat terjadi bencana Dan mengintegrasikan seluruh elemen kebencanaan,BNPB meresmikan gedung Pusdalops Kamis pagi di kantor BPBD Klaten.Peresmian langsung di lakukan oleh Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Nugroho disaksikan anggota Komisi 8 DPR-RI Endang Srikarti H,Bupati Klaten,Sunarna,Kepala BPBD Propinsi Jawa Tengah,Sarwa Pramana,Dan Kalak BPBD Kab Klaten,Sri Winoto.Peresmian ditandai pengoperasian gedung Dan peralatan canggih yang 24 jam memantau dan mengendalikan operasi tatkala ada bencana.
Menurut kepala pusdatin,Sutopo,di Indonesia ini baru hanya empat tempat,BPBD nya memiliki Pusdalops berstandar internasional.Dan BPBD Klaten salah satunya.
Kabupaten Klaten merupakan daerah yang rawan terhadap ancaman letusan gunung merapi,dan gempa bumi,sehingga kebutuhan Pusdalops dirasa sangat mendesak. Lebih lanjut Sutopo menjelaskan,dengan peralatan dan fasilitas yang ada,diharapkan dapat melakukan penanganan dan laporan cepat saat terjadi bencana.
Sementara itu,anggota Komisi 8 DPR-RI Endang SriKarti Handayani.SH.M Hum menyatakan bahwa wilayah Klaten sangat rawan bencana,sehingga harus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat dalam hal ini BNPB.Pihaknya melalui parlemen berjuang agar Jawa Tengah mendapat prioritas karena merupakan propinsi yang masuk 10 besar rawan bencana.
Bupati Klaten Sunarna Dan Kalak BPBD Klaten Sri Winoto,menyatakan terimkasih atas perhatian dari BNPB dan pemerintah pusat serta pihak DPR-RI yang telah banyak membantu kabupaten Klaten. Sunarna berharap,bantuan pusdalops agar dapat dimanfaatkannya sehingga Klaten mampu menangani bencana dengan baik.
Dalam peresmian tersebut,Sutopo,Endang Srikarti H,Sunarna beserta undangan juga menyaksikan wahana pembelajaran kebencanaan bagi siswa paud di taman atau wahana kebencanaan eling lan waspada. Mereka menyaksikan anak anak yang belajar tatkala terjadi bencana gunung merapi meletus,gempa bumi,angin ribut,banjir,kebakaran.
Peserta acara peresmian juga meninjau stand ukm warga lereng merapi berupa sayur mayur,jamur,makanan olahan,batik merapi Dan lain lainya.
Peserta juga diajak melihat peralatan perlengkapan peralatan kebencanaan Dan gedung Pusdalops.
BPBD Klaten







Klaten- Pada hari minggu 22 Februari 2015 Senkom Mitra Polri Kecamatan Karangnongko dengan melibatkan 100 lebih anggota yang berada di Wilayah 5, mengadakan Audiensi dengan Muspika kecamatan Karangnongko. Senkom Mitra Polri sangat diperlukan oleh Masyarakat dalam bidang Kamtibmas dan bidang penanganan bencana, hal ini diungkapkan oleh Drs. Jaka Supriyanta selaku Camat Karangnongko setelah menyimak Profil Senkom Mitra Polri yang disampaikan oleh Rusgiyanto selaku ketua bidang penelitian dan pengembangan Senkom Mitra Polri kabupaten Klaten.
Drs. Jaka Supriyanta juga menambahkan bahwa beliau menyambut dengan baik dan memberikan apresiasi kepada Senkom Mitra Polri serta mengusulkan untuk menambah keanggotaan Senkom Mitra Polri khususnya di Kecamatan Karangnongko yang saat ini baru ada 8 anggota seperti yang dituturkan Taryono Selaku Ketua Senkom Mitra Polri Kecamatan Karangnongko.

 Dalam kesempatan ini Camat Karangnongko memberikan himbauan kepada Anggota Senkom Mitra Polri beberapa hal antara lain untuk selalu aktif mendekati warga Masyarakat setiap waktu, Aktif melakukan Sosialisasi kepada semua lembaga di semua desa yang ada di kecamatan Karangnongko, Bersinergi dengan aparat dan intansi yang lain, dan turut serta bersama warga  menghidupkan Poskamling di tiap-tiap desa untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan desa tersebut.

Dalam Sambutanya, Danar Dono selaku Sekretaris Senkom Mitra Polri Kabupaten Klaten yang hadir dalam acara Audiensi ini menyampaikan bahwa Senkom Mitra polri kabupaten Klaten mempunyai anggota 500 lebih personil yang semuanya siap membantu masyarakat di kabupaten Klaten. Sehingga Muspika kecamatan Karangnongko jangan sungkan untuk meminta bantuan Senkom apabila terjadi kebencanaan atau hal lain yang menyangkut kemanusiaan. Danar Dono juga menambahkan bahwa dengan Senkom Mitra Polri tidak ada istilah "WANI PIRO" yang artinya betul-betul didasari jiwa yang tulus dan ihklas untuk membantu masyarakat.

Dalam acara Audiensi ini juga hadir kepala desa Jiwan Karangnongko Sugeng widada yang menuturkan bahwa menerima 100% keberadaan Senkom Mitra Polri di kecamatan Karangnongko karena bisa berperan menjadi penengah di masyarakat apabila terjadi permasalahan dan juga bisa membantu proses penyelesaianya. Sugeng Widada juga menyambut baik Senkom Mitra Polri karena bisa membantu masyarakat dalam penanganan bencana yang ada di Kecamatan Karangnongko.Sedangkan Kapten Czi Mujianto selaku Danramil 11/ Karangnongko memberikan pengertian tentang tugas pokok dan fungsi TNI diantaranya adalah Mempertahankan Kedaulatan NKRI dan melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, namun dalam pelaksanaanya TNI tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dan peran serta dari elemen masyarakat yang lain salah satunya adalah Senkom Mitra Polri. Kapten Czi Mujianto mengharapkan peran aktif Senkom Mitra Polri dalam tindakan nyata yang positip di tengah-tengah masyarakat.

Acara Audiensi ini ditutup oleh Kapolsek Karangnongko AKP Sugiyanto, SH. dalam kesempatanya mengucapkan terima kasih kepada Senkom Mitra Polri atas bantuan, kerjasama serta peran aktifnya yang sudah betul-betul dirasakan oleh kepolisian dan warga masyarakat. AKP Sugiyanto, SH juga memberikan arahan bahwasanya komunikasi merupakan syarat utama untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan yaitu terwujudnya keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Sehingga jalinan komunikasi antara Senkom Mitra Polri dengan kepolisian yang sudah baik ini supaya dipertahankan dan ditingkatkan. Ada 2 macam informasi, pertama adalah informasi yang benar yaitu informasi yang bisa dipertanggungjawabkan dan bermanfaat untuk masyarakat, kedua adalah informasi yang tidak benar yaitu informasi yang sumbernya belum jelas sehingga bisa menimbulkan keresahan di masyarakat. Adapun Senkom Mitra Polri diharapkan untuk bisa memberikan informasi yang benar sehingga bermanfaat untuk semua lapisan masyarakat. Selanjutnya AKP Sugiyanto, SH menitipkan pesan kepada Senkom Mitra polri untuk disampaikan pada masyarakat berkaitan dengan maraknya penipuan yang akhir-akhir ini sering terjadi, sasaranya adalah anak-anak adapun modusnya adalah dengan memberikan sesuatu / upah pada anak tersebut yang akhirnya bisa membuat lengah dan kemudian semua barang bawaanya dikuras habis.

Ketua Senkom Kecamatan Karang Nongko Taryono merasa senang dengan terselenggaranya audiensi ini,berharap agar jalinan komunikasi yang sudah ada ini semakin meningkat dan berkelanjutan dengan baik tentunya berguna bagi masyarakat luas. Taryono juga mengucapkan terima kasih pada pemerintah desa Jiwan yang telah menfasilitasi kegiatan ini. (Rus + Rio)