Sragen | senkomklaten.org – Senkom Mitra Polri Provinsi Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Terpadu Bidang Harkamtib, Telematika, dan Publikasi, Hubungan Masyarakat, serta Antar Lembaga (PHMAL). Kegiatan yang digelar di Gedung Budi Luhur Masaran Sragen pada Minggu, 26/7/2026 ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kapasitas organisasi sekaligus mempererat sinergi antarpengurus dan anggota dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Aan Ketua Panitia Kegiatan ini mengatakan diklat terpadu tersebut diikuti oleh perwakilan dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Masing-masing daerah mengirimkan dua peserta dari setiap bidang, sehingga total sekitar 210 personel mengikuti pelatihan secara aktif. Kehadiran peserta dari berbagai daerah mencerminkan semangat kebersamaan dan tekad Senkom Mitra Polri dalam membangun organisasi yang semakin profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Ketua Senkom Mitra Polri Jawa Tengah, H. Guntur Ivanto, ST., MT., menjelaskan bahwa pelaksanaan diklat ini merupakan bagian dari program kerja organisasi yang telah dirancang sejak tahun 2025 dan menjadi salah satu dari delapan program prioritas tingkat provinsi.
"Diklat terpadu ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan investasi organisasi dalam mencetak kader-kader yang memiliki kompetensi, integritas, serta mampu menjalankan tugas secara profesional sesuai bidang masing-masing. Penguatan kapasitas SDM menjadi fondasi utama agar Senkom mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan mitra kerja," ujarnya.
Menurutnya, tantangan organisasi ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, setiap anggota dituntut memiliki kemampuan yang tidak hanya kuat dalam pengamanan dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtib), tetapi juga menguasai perkembangan teknologi informasi serta mampu menyampaikan informasi organisasi secara cepat, akurat, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Guntur Ivanto menegaskan bahwa seluruh peserta memiliki tanggung jawab moral untuk menularkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan kepada anggota di daerah masing-masing.
Guntur mengatakan "Peserta diklat harus menjadi agen perubahan. Ilmu yang diperoleh tidak boleh berhenti pada diri sendiri, tetapi harus diteruskan kepada seluruh anggota sehingga kualitas organisasi meningkat secara merata di seluruh Jawa Tengah," tegasnya.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi yang disesuaikan dengan bidang masing-masing. Bidang Harkamtib dibekali peningkatan kemampuan dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat serta penguatan koordinasi dengan aparat keamanan. Bidang Telematika diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pemanfaatan teknologi informasi, komunikasi digital, dan sistem pelaporan yang efektif. Sementara PHMAL difokuskan pada penguatan kemampuan publikasi, hubungan masyarakat, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan berbagai lembaga dan elemen masyarakat.
Selain meningkatkan kompetensi teknis, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi, membangun jejaring, serta memperkuat soliditas antarpersonel Senkom Mitra Polri dari berbagai daerah. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu meningkatkan efektivitas koordinasi dalam menjalankan berbagai tugas kemasyarakatan, kebencanaan, hingga kegiatan sosial lainnya.
Melalui Diklat Terpadu ini, Senkom Mitra Polri Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan organisasi yang profesional, modern, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Dengan sumber daya manusia yang semakin kompeten, diharapkan Senkom Mitra Polri dapat terus menjadi mitra strategis Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, penyebaran informasi yang positif, serta mendukung pembangunan daerah menuju Jawa Tengah yang aman, tertib, dan harmonis.(Ryo)
إرسال تعليق