Klaten | senkomklaten.org – Puluhan warga Dusun Jurang Kajong, Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, bergotong royong bersama personel TNI dan anggota Senkom yang ada di Desa Karangpakel dalam rangka persiapan pembangunan Jembatan Garuda, Minggu (5/4/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum dimulainya pembangunan fisik jembatan yang akan dilaksanakan oleh Kodim 0273/Klaten.
Gotong royong dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan agenda pembersihan lahan di sekitar bantaran sungai, perataan tanah, serta pengangkutan material dasar. Prajurit dari Koramil Trucuk turut hadir dan membaur bersama masyarakat, menunjukkan sinergi TNI dan warga dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.
Jembatan Garuda direncanakan memiliki panjang 26 meter dan lebar 2,5 meter. Infrastruktur ini akan menjadi akses vital yang menghubungkan Desa Karangpakel dengan desa tetangga di wilayah Trucuk. Selama ini, warga Dusun Jurang Kajong Karang Pakel harus memutar dengan rute yang cukup jauh untuk mencapai pusat desa maupun fasilitas umum atau ke kecamatan
Perwakilan Senkom Desa Karangpakel, Parman Jabir Mustofa, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut sudah lama dinantikan masyarakat.
“Jembatan ini menjadi solusi atas kendala akses yang selama ini kami hadapi. Saat musim hujan, sungai sering meluap dan sangat berisiko bagi warga. Gotong royong hari ini menjadi bukti kekompakan masyarakat untuk mendukung program pembangunan ini. Kami siap berkolaborasi dengan TNI demi kemajuan desa,” ujarnya di sela kegiatan.
Sementara itu, anggota Koramil Trucuk, Pelda Alfian, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program tahap keempat Kodim Klaten dalam pembangunan jembatan di wilayahnya.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat. Jembatan Garuda tidak hanya memperlancar transportasi, tetapi juga akan meningkatkan perekonomian warga melalui akses yang lebih mudah ke pasar, sekolah, dan fasilitas umum lainnya,” jelasnya.
Dusun Jurang Kajong selama ini tergolong wilayah yang cukup terisolasi, terutama ketika debit air sungai meningkat pada musim penghujan. Kondisi tersebut kerap menghambat aktivitas pertanian, pendidikan, hingga kegiatan sosial masyarakat.Pembangunan Jembatan Garuda dibiayai sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dikelola oleh Kodim 0273/Klaten. Proyek ini ditargetkan rampung dalam dekat.
Dengan dimulainya persiapan ini, masyarakat berharap kehadiran Jembatan Garuda nantinya dapat meningkatkan keselamatan, memperlancar mobilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Dusun Jurang Kajong dan sekitarnya.(gie)
Posting Komentar