GUNUNGKIDUL | senkomklaten.org – Senkom Mitra Polri Kecamatan Bayat atau Senkom SAR Bayat turun tangan membantu penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Dukuh Njono dan Dukuh Pule, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung sejak Selasa (17/2/2026) hingga Rabu (19/2/2026).
Bencana terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah perbukitan pada Selasa, 17 Februari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan banjir bandang bercampur lumpur turun dari perbukitan dan menerjang permukiman warga. Akibatnya, sebanyak 12 rumah dan satu masjid terdampak material lumpur dan genangan air. Empat rumah di antaranya mengalami kerusakan berat dan untuk sementara waktu tidak layak dihuni.
Ketua Senkom SAR Bayat, Sadiyo, memimpin langsung puluhan personel yang diterjunkan ke lokasi bencana. Bersama relawan masyarakat setempat, mereka fokus pada evakuasi warga terdampak serta membantu proses pembersihan material longsor yang menimbun rumah dan akses jalan.
“Kami hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat. Personel kami bergabung dengan unsur TNI, Polri, serta relawan lainnya dalam upaya evakuasi dan kerja bakti pembersihan,” ujar Sadiyo di sela kegiatan.
Kerja bakti massal melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI, Polri, Senkom, Relawan, perangkat desa, serta warga setempat. Sejak Rabu (18/2/2026), kegiatan difokuskan pada pembersihan lumpur yang menumpuk di dalam rumah warga, halaman, serta fasilitas umum. Hingga Rabu sore (19/2/2026), proses pembersihan masih terus dilakukan secara gotong royong.
Pemerintah Kalurahan Tancep bersama BPBD Gunungkidul memimpin koordinasi penanganan di lapangan. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir dan longsor susulan mengingat curah hujan masih cukup tinggi di wilayah tersebut.
Meski sebagian warga mulai menjalankan ibadah puasa, semangat gotong royong tidak surut. Warga bahu-membahu membersihkan sisa material longsor demi mempercepat pemulihan lingkungan. Empat rumah di Dukuh Njono yang mengalami kerusakan parah sementara ini belum dapat ditempati dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.(Ryo/Sdy)
Kehadiran Senkom SAR Bayat dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Senkom Mitra Polri dalam mendukung mitigasi dan penanganan bencana kemanusiaan. Sinergi antarinstansi dan kekompakan warga diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak di wilayah rawan bencana tersebut.(Ryo)
Posting Komentar