BBWS Gandeng Senkom SAR Trucuk Dan Relawan Bersihkan Rumpun Bambu Di Karakan



Trucuk | senkomklaten.org  -  Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) menggandeng Senkom Mitra Polri SAR Trucuk bersama unsur TNI-Polri dan relawan masyarakat menggelar kegiatan gotong royong di Dukuh Karakan, sekitar aliran Kali Kebo. Kegiatan ini difokuskan pada penanganan rumpun bambu roboh yang mengganggu aliran sungai dan berpotensi menimbulkan banjir, terutama menjelang musim hujan.

Rumpun bambu yang tumbang di bantaran Kali Kebo dinilai dapat menghambat arus air dan memicu penumpukan sampah. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berisiko menyebabkan luapan air ke permukiman warga saat curah hujan tinggi. Karena itu, BBWS sebagai koordinator pengelolaan sungai mengambil langkah cepat dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Senkom SAR Trucuk yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan mitigasi dan penanggulangan bencana.

Kegiatan gotong royong diikuti ratusan peserta yang terdiri dari personel BBWS, anggota Senkom, TNI-Polri, serta relawan lokal. Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti gergaji, cangkul, dan karung, para peserta secara bersama-sama memotong dan mengangkat bambu yang menutup sebagian aliran sungai.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan.

Perwakilan BBWS bersama pimpinan lapangan dari Senkom memimpin langsung proses pembersihan hingga aliran sungai kembali lancar. Hasilnya, potensi penyumbatan dapat diatasi dan risiko genangan air di sekitar dukuh berhasil diminimalkan.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di wilayah Sungai Kuning, Klaten, dengan melibatkan unsur yang sama dan menunjukkan hasil yang efektif dalam menjaga kelancaran aliran sungai.
Koordinator BBWS menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap sinergi lintas sektor seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin sebagai upaya penanganan berkelanjutan dan pencegahan bencana sejak dini.

Sementara itu salah satu anggota Senkom SAR Trucuk Slamet Ghofur menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja sama yang baik antar seluruh elemen dalam penanggulangan bencana. “Kebersamaan ini menjadi bukti bahwa ketika semua pihak bersatu, persoalan lingkungan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” ujarnya.

Masyarakat Dukuh Karakan pun menyambut positif kegiatan tersebut. Warga merasa lebih lega dan aman dengan kondisi sungai yang kembali bersih dan lancar, serta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan bersama.(ryo/slmet)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama