Senkom Mitra Polri Klaten Turut Amankan KBBS, Perkuat Sinergi dan Semangat Kebersamaan



Klaten | senkomklaten.org — Ribuan masyarakat memadati Alun-Alun Kabupaten Klaten, Sabtu malam (8/8/2026), dalam kegiatan Klaten Berdzikir dan Bersholawat (KBBS) bersama Gus Ali Gondrong dan Mafia Sholawat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Tidak hanya menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah melalui dzikir dan sholawat, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan pengamanan dari berbagai unsur masyarakat. 

Anggota Senkom Mitra Polri Kabupaten Klaten turut terlibat dalam pengamanan guna membantu menjaga ketertiban dan kelancaran rangkaian kegiatan.
Koordinator Lapangan pengamanan, Candra Sugiyanto, mengatakan keterlibatan Senkom merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di tengah kegiatan masyarakat dengan jumlah peserta yang cukup besar.

“Kami bersama unsur pengamanan lainnya berupaya memberikan pelayanan terbaik agar seluruh rangkaian Klaten Berdzikir dan Bersholawat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Pengamanan ini juga didukung oleh beberapa organisasi kemasyarakatan yang bersama-sama memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Candra.

Menurutnya, sinergi lintas organisasi menjadi kekuatan penting dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan ketertiban, terutama pada kegiatan yang melibatkan ribuan masyarakat. Koordinasi dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis serta membantu jamaah dan masyarakat yang membutuhkan informasi maupun bantuan selama kegiatan berlangsung.

“Kegiatan seperti ini membutuhkan kebersamaan. Bukan hanya dari aparat, tetapi juga partisipasi masyarakat dan organisasi kemasyarakatan. Kami saling berkoordinasi dan berbagi peran agar kegiatan dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengajak masyarakat menjadikan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Klaten sebagai momentum memperkuat keimanan, persatuan, kerukunan, dan semangat gotong royong.

Bupati menilai peringatan Hari Jadi tidak semata-mata diisi dengan kegiatan hiburan, tetapi juga perlu diimbangi dengan kegiatan yang memperkuat kehidupan spiritual dan kebersamaan masyarakat

“Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Klaten belum selesai. Setelah berbagai kegiatan hiburan kita selenggarakan, rasanya belum lengkap jika kita tidak mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, malam ini kita bersama-sama berdzikir dan bersholawat sebagai bentuk ikhtiar spiritual,” tutur Hamenang.

Ia berharap doa dan sholawat yang dipanjatkan bersama menjadi ikhtiar untuk menghadirkan keberkahan bagi Kabupaten Klaten sehingga masyarakat senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, kesehatan, dan kesejahteraan.

“Semoga Kabupaten Klaten selalu adem, ayem, dan tenteram. Mari kita jadikan Hari Jadi Kabupaten Klaten sebagai momentum untuk terus memperkuat kerukunan, persatuan, dan semangat gotong royong membangun Klaten yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Kabupaten Klaten, Slamet, juga mengajak seluruh jamaah mengikuti rangkaian dzikir dan sholawat dengan khidmat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antara ulama, pemerintah, serta masyarakat.

Kebersamaan berbagai unsur dalam kegiatan KBBS menunjukkan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Keterlibatan Senkom Mitra Polri Klaten bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan dalam pengamanan KBBS menjadi salah satu wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap terciptanya suasana yang aman dan nyaman. Sinergi tersebut sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung berbagai agenda sosial, keagamaan, dan pembangunan di Kabupaten Klaten.

Di tengah ribuan jamaah yang larut dalam dzikir dan lantunan sholawat, pesan persatuan menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut: menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian sosial, dan bersama-sama membangun Kabupaten Klaten agar semakin aman, maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama