Senkom Klaten Tingkatkan Kompetensi Anggota, Puluhan Personel Ikuti Pelatihan Teknis Pengaturan Lalu Lintas

Klaten | senkomklaten.org – Komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus diwujudkan Senkom Mitra Polri Kabupaten Klaten melalui penyelenggaraan sosialisasi dan pelatihan teknis pengaturan arus lalu lintas yang digelar di Nglarang, Desa Basin, Kecamatan Kebonarum, Minggu (26/7/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 90 anggota dan simpatisan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kompetensi personel agar semakin profesional saat bertugas di lapangan.

Pelatihan tersebut dirancang untuk membangun keseragaman standar kemampuan anggota dalam melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Klaten.

Dua instruktur berpengalaman, Sugiono dan Nur Fatah, memberikan materi secara komprehensif, mulai dari pemahaman dasar hingga praktik langsung di lapangan. Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga mendapat kesempatan mempraktikkan setiap teknik pengaturan lalu lintas sesuai standar yang berlaku.

Dalam pemaparannya, Sugiono menegaskan bahwa tugas pengaturan lalu lintas merupakan tanggung jawab yang membutuhkan ketelitian, disiplin, serta kesadaran tinggi terhadap keselamatan diri maupun pengguna jalan.

"Pengaturan lalu lintas bukan sekadar memberi isyarat kepada pengendara. Seorang petugas harus memahami prosedur yang benar, mampu membaca situasi, dan mengutamakan keselamatan. Pelatihan ini menjadi sarana penyegaran sekaligus pemantapan teknik pengaturan lalu lintas yang baku di jalan raya," ujarnya.

Pada sesi materi, peserta dibekali pemahaman mengenai 12 teknik dasar pengaturan lalu lintas yang wajib dikuasai. Lima di antaranya merupakan gerakan inti, meliputi isyarat menghentikan kendaraan, mengatur kendaraan berjalan, hingga mempercepat maupun memperlambat arus lalu lintas sesuai kondisi di lapangan.

Sementara itu, Nur Fatah memandu sesi praktik lapangan dengan memperagakan setiap gerakan secara detail. Melalui simulasi tersebut, peserta dapat memahami ketepatan posisi tubuh, kejelasan isyarat tangan, hingga cara berkomunikasi yang efektif dengan para pengguna jalan.

Sugiono menambahkan, ketepatan gerakan dan kemampuan berkomunikasi merupakan faktor penting dalam menciptakan kelancaran arus lalu lintas sekaligus meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari program pembinaan rutin Senkom Mitra Polri di wilayah eks Kawedanan Gondang Winangun sebagai upaya mencetak personel yang profesional, disiplin, dan siap mendukung tugas-tugas kemasyarakatan.

Dalam arahannya, Wakil Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Klaten, Ragil Widodo, menekankan pentingnya budaya berbagi ilmu di lingkungan organisasi. Menurutnya, anggota yang telah memiliki pengalaman harus aktif membimbing rekan-rekan yang masih belajar sehingga kualitas sumber daya manusia dapat meningkat secara merata.

"Kemampuan organisasi akan semakin kuat apabila setiap anggota memiliki kepedulian untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. Dengan demikian, standar kompetensi personel dapat terus terjaga dan berkembang," ungkap Ragil.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Senkom Mitra Polri merupakan bagian dari sinergi bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

"Melalui pelatihan yang dilaksanakan secara rutin, kami berharap seluruh anggota semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya. Kompetensi yang terus meningkat akan menjadi modal penting dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan," tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan praktik bersama serta komitmen seluruh peserta untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga profesionalisme, dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara bertanggung jawab saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.(Ryo)

Post a Comment

أحدث أقدم