Ketua Senkom Jateng: Diklat SDM Bentengi Anggota Hadapi Disinformasi


Sragen – Pengurus Provinsi (Pengprov) Senkom Mitra Polri Jawa Tengah terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama organisasi dalam menghadapi dinamika zaman. Melalui Diklat Peningkatan Kapasitas SDM 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Budi Luhur, Sidodadi, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Minggu (26/7/2026), Senkom menyiapkan personel yang profesional, adaptif, serta mampu menjawab tantangan keamanan dan informasi di era digital.

Pelatihan yang diikuti ratusan peserta dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah itu menghadirkan pembekalan bagi tiga bidang strategis, yakni Publikasi, Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga (PHMAL), Harkamtib, serta Telematika. Setiap daerah mengirimkan personel terbaiknya agar ilmu yang diperoleh dapat diteruskan kepada anggota di wilayah masing-masing.

Ketua Pengprov Senkom Mitra Polri Jawa Tengah, H. Guntur Ivanto, S.T., M.T., menegaskan bahwa tantangan organisasi saat ini tidak hanya berkaitan dengan perkembangan teknologi informasi, tetapi juga derasnya arus informasi di media sosial yang kerap memunculkan disinformasi, ambigu, hingga potensi perpecahan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kemampuan anggota dalam memilah informasi, melakukan verifikasi, serta memberikan penjelasan yang benar kepada masyarakat menjadi kompetensi yang wajib dimiliki.

"Melalui diklat ini kami ingin membekali peserta agar mampu menyikapi berbagai informasi di media sosial secara cerdas, tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan, serta mampu memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat," ujar Guntur.

Ia menambahkan, personel Harkamtib memiliki tanggung jawab menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengedepankan informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Kami berharap seluruh peserta mampu menjaga ketertiban, memperoleh informasi yang benar atau A1, kemudian menyampaikannya secara tepat kepada pembina maupun pihak terkait sehingga mampu membantu menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif," tegasnya.

Selain materi teknis sesuai bidang, peserta juga memperoleh pembinaan karakter dan kepemimpinan. Dewan Pembina Senkom Jawa Tengah, Ir. H. Agus Rudi, H.ST., IAI, mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan seorang anggota bukan semata-mata jabatan ataupun gelar, melainkan seberapa besar manfaat dan amal yang diberikan kepada masyarakat.

Mengutip pesan Rasulullah SAW, Agus Rudi menjelaskan bahwa orang yang cerdas adalah mereka yang mempersiapkan bekal kehidupan akhirat dengan memperbanyak amal saleh selama masih diberi kesempatan hidup.

"Kesempatan yang Allah berikan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan pernah meremehkan amanah sekecil apa pun. Setiap tugas dalam organisasi adalah bentuk ibadah yang harus dijalankan dengan jujur, amanah, dan penuh tanggung jawab," pesannya di hadapan peserta.

Ia juga mengingatkan pentingnya anggota Senkom mampu membedakan antara tuntunan dan tontonan di tengah derasnya perkembangan teknologi digital. Menurutnya, media sosial harus dimanfaatkan sebagai sarana menyebarkan informasi yang benar, memperkuat persaudaraan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan menjadi ruang penyebaran hoaks maupun ujaran yang memecah belah.

Sementara itu, Ketua Panitia Diklat, H. Abdurahman Anjani Putra, S.H., menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dari seluruh Jawa Tengah yang hadir tepat waktu dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin.

"Alhamdulillah peserta menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Kami berharap seluruh materi yang diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat diteruskan kepada anggota di kabupaten dan kota masing-masing sehingga peningkatan kapasitas SDM berlangsung secara merata," katanya.

Sepanjang pelaksanaan diklat, peserta mengikuti sesi pembelajaran secara klasikal maupun kelompok sesuai bidang. Materi PHMAL berfokus pada strategi komunikasi publik, pengelolaan media digital, penulisan berita, dan hubungan kelembagaan. Bidang Harkamtib memperdalam deteksi dini, analisis situasi, dan penguatan keamanan lingkungan. Adapun Telematika dibekali peningkatan kemampuan komunikasi radio, teknologi informasi, serta sistem komunikasi organisasi.

Melalui program peningkatan kapasitas ini, Senkom Mitra Polri Jawa Tengah menegaskan komitmennya membangun organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai integritas, loyalitas, disiplin, dan semangat pengabdian. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kontribusi Senkom dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen bangsa. (Ghoni)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama