Senkom SAR Cawas Bersama BBWS, BPBD, TNI-Polri dan Relawan Gotong Royong Tangani Tanggul Jebol

Cawas | senkomklaten.org  – Anggota Senkom SAR Kecamatan Cawas bergabung bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), BPBD, relawan, serta unsur TNI dan Polri melaksanakan kegiatan gotong royong penanganan tanggul jebol di Dukuh Padon, Desa Japanan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten di mulai hari ini Jum'at, 6 Maret 2026 

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 21 personel Senkom SAR Kecamatan Cawas diterjunkan untuk membantu proses penanganan tanggul yang rusak akibat banjir beberapa waktu lalu. Para relawan bersama petugas bahu-membahu memperbaiki tanggul yang jebol agar aliran air kembali terkendali dan tidak membahayakan permukiman warga sekitar.

Salah satu anggota Senkom SAR Cawas, Sucipto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penanganan pasca banjir yang terjadi pada minggu lalu. Banjir tersebut mengakibatkan dua titik tanggul di wilayah Bawak dan Japanan mengalami kerusakan hingga jebol.



“Gotong royong ini merupakan tindak lanjut dari penanganan pasca banjir minggu lalu yang menyebabkan dua tanggul di wilayah Bawak dan Japanan jebol. Kami bersama BBWS, BPBD, TNI-Polri dan relawan turun langsung membantu penanganannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Pembina Senkom SAR Kabupaten Klaten, Nurjiyanto, yang memberikan semangat kepada para anggota dan relawan yang terlibat dalam kegiatan gotong royong tersebut.

Nurjiyanto menyampaikan bahwa tanggul di wilayah tersebut sebelumnya juga pernah mengalami kejadian serupa pada tahun 2017. Ia berharap melalui kerja sama semua pihak, tanggul yang rusak dapat segera diperbaiki secara maksimal.
“Dulu pada tahun 2017 tanggul ini juga pernah jebol dan sekarang terulang kembali. Kami berharap dengan adanya gotong royong bersama ini tanggul bisa segera tertutup dengan baik sehingga ketika hujan turun nanti tidak terjadi jebol lagi,” ungkapnya.(Ryo/Cip) 

Rencananya kegiatan gotong royong penanganan tanggul ini akan dilaksanakan selama kurang lebih lima hari dengan melibatkan berbagai unsur relawan dan instansi terkait. Diharapkan dengan kerja sama semua pihak, perbaikan tanggul dapat selesai dengan baik sehingga mampu melindungi wilayah sekitar dari potensi banjir di kemudian hari.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama