BAYAT – Tim Senkom Mitra Polri Kecamatan Bayat bergerak cepat membantu penanganan dampak angin puting beliung yang melanda Dusun Beluk, Kecamatan Bayat, pada Selasa (17/2/2026). Dipimpin langsung oleh Koordinator Lapangan (Korlap) Huda Firdaus, puluhan personel Senkom SAR diterjunkan untuk melakukan pembersihan dan evakuasi material yang berserakan akibat terjangan angin kencang.
Peristiwa angin puting beliung terjadi secara tiba-tiba pada siang hari, menerjang permukiman warga di Dusun Beluk. Angin kencang merobohkan sejumlah pohon besar, merusak atap rumah warga, serta menyebabkan atap masjid setempat mengalami kerusakan cukup parah. Genteng beterbangan dan puing-puing bangunan berserakan di jalan, sehingga sempat menghambat akses warga.Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan material yang terjadi tergolong signifikan dan membutuhkan penanganan cepat dari berbagai pihak.
Mendapat laporan dari warga, tim Senkom SAR Kecamatan Bayat langsung menuju lokasi kejadian. Personel bergerak melakukan pemotongan pohon tumbang yang menutup akses jalan, membersihkan genteng dan puing bangunan, serta membantu mengamankan bagian atap yang rawan membahayakan.
Dalam proses penanganan, Senkom berkolaborasi dengan unsur TNI, Polri, serta perangkat dan karyawan setempat. Sinergi lintas instansi ini mempercepat proses pembersihan area utama sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan secara bertahap.
Camat Bayat juga hadir di lokasi untuk meninjau langsung kondisi pascabencana sekaligus memberikan dukungan moril kepada warga terdampak dan para relawan yang bekerja di lapangan.
Komitmen Hingga Malam Hari
Tidak hanya bekerja pada siang hari, tim Senkom Bayat melanjutkan pembersihan hingga malam untuk memastikan tidak ada pohon atau material yang berpotensi membahayakan warga. Pohon-pohon yang miring dan rawan tumbang turut diamankan guna mencegah risiko lanjutan.
Korlap Senkom Mitra Polri Kecamatan Bayat, Huda Firdaus, menegaskan bahwa keterlibatan Senkom merupakan wujud kepedulian dan solidaritas sosial.
“Kami ingin meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Dengan kebersamaan dan gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan masyarakat merasa lebih tenang karena ada dukungan dari berbagai pihak,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di tengah musim cuaca ekstrem. Diharapkan masyarakat tetap meningkatkan kesiapsiagaan, terutama terhadap potensi angin kencang dan hujan lebat yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Sinergi antara relawan, aparat, dan masyarakat seperti yang ditunjukkan dalam penanganan di Dusun Peluk menjadi contoh nyata kekompakan dalam menghadapi bencana, demi terciptanya lingkungan yang aman dan tangguh.
إرسال تعليق